Dosen-dosen Prodi Ilmu Komunikasi UM Papua Mengikuti WorkShop SIMLITABMAS, Penelitian dan PKM

0
60

STIKOM Muhammadiyah Jayapura – Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Dr. Indah Sulistiani mendorong dosen-dosen Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Papua untuk meningkatkan kualitas Tri Dharma perguruan tinggi melalui penelitian dan Pengabdian masyarakat.

Hal ini disampaikan saat memberikan materi pada Workshop SIMLITABMAS, Penelitian dan PKM sehari di Kampus UM Papua yang diikuti oleh sebelas Dosen-dosen di Prodi Ilmu Komunikasi UM Papua yang dilaksanakan selama sehari, terangnya.

Dosen harus mampu bersaing dan berinovasi dalam melakukan penelitian dan pengabdian karena akan memberikan banyak manfaat bagi dosen dan juga lembaga Pergruan Tinggi,” kata warek 1, Selasa (27/10/20).

Warek 1 menegaskan, Workshop SIMLITABMAS, Penelitian dan PKM bertujuan membimbing dosen-dosen yang akan melakukan penelitian untuk dosen pemula. “Dengan kegiatan ini dosen memahami bagaimana mengelola proses pengajuan proposal hibah penelitian di Kemenristek melalui SIMLITABMAS,” terangnya.

Oleh karena, Warek 1 berharap Melaui Workshop SIMLITABMAS dan PKM dosen-dosen diharapkan untuk serius untuk mengikuti kegiatan ini agar dosen yang akan melaksanakan penelitian dan pengabdian berhasil diusulkan,” imbuhnya.

Warek 1 juga menuturkan sekarang ini persaingan semakin ketat, sehingga dosen harus berlomba-lomba untuk mengembangkan kualitas diri melalui kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Terutama melalui penelitian dan pengabdian dengan isu-isu yang menarik dan inovative. “kita dosen harus punya inovasi dalam penelitian dan pengabidan dan bisa bersaing,”tegasnya.

Senada dengan warek 1, warek III Dr. Syarifuddin juga menyampaikan dosen yang rajin melakukan penelitian hibah akan menjadi keuntungan sendiri secara materi. Sehingga dosen tidak lagi kekhawatir dengan dana yang digunakan untuk mendukung penelitian karena akan didanai melalui dana hibah yang diterima. “ Dosen jangan khawatir soal dana penelitian kalau sudah lulus hibah tidak lagi bergantung dari dana yang diberikan perguruan tinggi yang jumlahnya masih kurang untuk membiayai penelitian dosen,” tuturnya. (humas UM Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here